Strategi dan Perencanaan Pembangunan Indonesia di Masa yang Akan Datang

Strategi dan perencanaan pembangunan ekonomi indonesia di masa yang akan datang mengacu pada Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) mengamanatkan agar pembangunan wilayah Indonesia dapat dilaksanakan secara seimbang danserasi antara dimensi pertumbuhan dengan dimensi pemerataan, antara pengembangan Kawasan Barat dengan Kawasan Timur Indonesia, serta antara kawasan perkotaan dengan kawasan perdesaan. Hal ini dimaksudkan agar kesenjangan pembangunan antar wilayah dapat segera teratasi melalui pembangunan yang terencana dengan matang, sistematis, dan bertahap. Beberapa strategi tersebut adalah sebagai berikut :

– Kerjasama antar wilayah (antar propinsi, kabupaten maupun kota-kota pantai, antara kawasan perkotaan dengan perdesaan, serta antara kawasan hulu dan hilir) sehingga tercipta sinergi pembangunan kawasan pesisir dengan memperhatikan inisiatif, potensi dan keunggulan lokal, sekaligus reduksi potensi konflik lintas wilayah

– Orientasi pembangunan Indonesia ke depan adalah keunggulan sebagai negara maritim. Wilayah kelautan dan pesisir beserta sumberdaya alamnya memiliki makna strategis bagi pembangunan ekonomi Indonesia,karena dapat diandalkan sebagai salah satu pilar ekonomi nasional.

– Ancaman dan peluang dari globalisasi ekonomi terhadap Indonesia yang terutama diindikasikan dengan hilangnya batas-batas negara dalam suatuproses ekonomi global. Proses ekonomi global cenderung melibatkan banyak negara sesuai dengan keunggulan kompetitifnya seperti sumberdaya manusia, sumberdaya buatan/infrastruktur, penguasaan teknologi, inovasi proses produksi dan produk, kebijakan pemerintah, keamanan, ketersediaan modal,jaringan bisnis global, kemampuan dalam pemasaran dan distribusi global.

Strategi pengembangan wilayah nasional untuk pembangunan ekonomi yang lebih merata dan adil, antara lain:

– Mengembangkan ekonomi daerah dan nasional melalui pengembangan sektor-sektor unggulan
Sumber :

http://www.penataanruang.net/taru/Makalah/Men_%20101203,Makalah.pdf

– Mengembangkan kawasan perbatasan sebagai ”beranda depan” negara dan pintu gerbang internasional yang menganut keserasian prinsip-prinsip ekonomi (Prosperity) serta pertahanan dan keamanan (Security).

– Mengembangkan keterkaitan ekonomi antar daerah melalui pengembangan sistem jaringan transportasi yang mencakup sistem jaringan jalan, rel, pelabuhan laut, dan bandar udara yang melayani pengembangan ekonomi kawasan andalan dan kota-kota, sehingga terwujud struktur ruang wilayah nasional yang utuh dan kuat dalam kerangka negara NKRI.

Kota Poso

Letak Geografis

Poso merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang beribukota di Kota Poso, secara geografis terletak di 1o06 44 – 2o12 53 LS dan antara 120o05 09 – 120o52 04 BT. Daerah ini berbatasan dengan Teluk tomini dan Provinsi Sulawesi Utara di utara, Provinsi Sulawesi Selatan di selatan, Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Morowali di timur, Kabupetan Donggala dan Kabupaten Marigi Moutong di barat. Luas wilayah daerah ini adalah 24.197 km. secara administratif daerah ini terbagi menjadi 13 Kecamatan.

Sumber Daya Alam

Alam dengan segala kekayaannya terbentang di sepanjang wilayah Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Poso. Di tanah, air dan udara tersedia berbagai sumber daya alam. Terdapat berbagai jenis tambang seperti minyak, gas, nikel, marmer, emas, biji besi, galian C dan sebagainya; hutan yang luas; tanah yang subur; panorama alam seperti air terjun, danau Poso, bentangan sungai, gua-gua, dan lain sebagainya; kekayaan laut dan danau; dan kekayaan budaya. Kekayaan sumber daya alam ini telah menarik minat dan perhatian dari berbagai pihak untuk mengelola dan menguasainya. Kekayaan udara, air dan tanah pada prinsipnya adalah sebesar-besarnya untuk kedaulatan rakyat, untuk kemakmuran rakyat. Setidaknya hal ini juga menjadi spirit utama pengelolaan sumber daya alam yang tercermin dalam Undang-undang Dasar 1945. Sementara itu secara turun temurun, para leluhur mewariskan pemanfaatan dan pengelolaan kekayaan alam dengan berprinsip pada keseimbangan alam.

Mata Pencaharian

Pertanian merupakan sumber utama mata pencaharian penduduk dengan padi sebagai tanaman utama. Kopi, kelapa, kakao dan cengkeh merupakan tanaman perdagangan unggulan daerah ini dan hasil hutan berupa rotan, beberapa macam kayu seperti agatis, ebony dan meranti yang merupakan andalan

Pariwisata

Danau Poso merupakan sebuah danau yang terletak di provinsi Sulawesi TengahIndonesia. Tepatnya di Kabupaten Poso. Danau ini merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan memiliki panjang 32 km dan lebar 16 km.

Danau ini terletak pada ketinggian 657 m.

Tentang sonny agasi

terserah deh mau komentar aapan..hahahaha
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s